Desa Sukowono adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember. Desa Sukowono merupakan suatu wilayah yang strategis karena Desa Sukowono merupakan center atau pusat kegiatan beberapa instansi pemerintahan seperti Camat Sukowono, Polsek Sukowono, Koramil Sukowono dan juga pasar umum Sukowono. Desa Sukowono memiliki sumber daya alam (SDA) yang bagus untuk bisa dikembangkan baik itu hasil pertanian, peternakan, industri kecil maupun usaha-usaha kecil menengah.

Desa Sukowono juga memiliki sumber daya yang handal, hal itu dilihat dari semakin meningkatnya angka anak yang melanjutkan ke sekolah perguruan tinggi. Dilihat dari sosial budaya penduduk Sukowono sekitar 80% beragama Islam. Penduduk Desa Sukowono bermata pencaharian sebagai petani, peternak, pedagang dan pegawai swasta atau ASN. Beberapa program pembangunan dari pemerintah terutama dari bidang pendidikan sudah banyak berkembang di Desa Sukowono baik dari sekolah negeri maupun sekolah swasta.

Jumlah penduduk Desa Sukowono 11.000 jiwa dengan jumlah 3.666 KK.
Batas Desa Sukowono di barat adalah Desa Sukokerto, di timur Desa Dawuhanmangli dan Desa Arjasa. Batas selatan Desa Baletbaru dan sebelah utara ada Desa Karang Melok Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso. Mata pencaharian penduduk adalah petani, pedagang, karyawan, ASN, TNI dan Polri. Desa Sukowono terdiri 4 Dusun, 22 RW dan 86 RT. Ada 14 Masjid, 86 Mushola dan 4 TPA.

Terdapat 4 SD, 4 SMP/MTs, 2 MA, 8 TK/RA/PAUD. Tiga Lapangan Sepakbola, 1 Lapangan Volly, 1 Lapangan Futsal. Desa Sukowono sebagai desa strategis memiliki dampak pasti yang ditimbulkan sehingga perlu ditangani dengan serius. Baik dampak positif ataupun dampak negatif. Kesadaran akan pentingnya keagamaan mulai tinggi, kesadaran akan pentingnya keamanan juga cukup tinggi.

Dampak negatif yang harus ditangani dengan serius antara lain peredaran narkoba serta tindak kriminal berbagai bentuk. Perubahan pola hidup masyarakat cenderung cepat seiring meningkatnya produktivitas masyarakat pedesaan.

“Dari gambaran di atas tentang Desa Sukowono, kita sebagai warga masyarakat Desa Sukowono yang menginginkan suatu perubahan, mari kita rapatkan barisan untuk membangun Desa Sukowono yang lebih baik, sehingga bisa tercapai citra desa yang aman, tentram, sejahtera dan berahlak,” tegas Horifah, Kepala Desa Sukowono kepada sukowono.com saat diwawancarai dikantornya.

Gotong royong dalam membangun Desa Sukowono yang jujur, adil, sejahtera, berbudaya, dan berahlak mulia. Mewujudkan pemerintahan desa yang jujur, aman dan berwibawa dengan pengambilan keputusan yang tepat. Mengedepankan kejujuran dan musyawarah mufakat dalam pengambilan keputusan program-program yang akan dilakukan oleh pemerintah desa melalui musyawarah desa. Meningkatkan profesionalitas dan mengaktifkan seluruh perangkat pemerintahan desa dari tingkat RT, RW, Kasun dan staf desa.

“Meningkatkan pelayanan masyarakat dalam bidang kesehatan yang mana sudah sering saya lakukan selama saya menjadi relawan aksi kemanusian dengan program kesehatan gratis yang selama ini digalakkan. Sehingga bisa tercipta Desa Sukowono yang sehat dan tidak ada lagi warga yang terlantar akibat sakit yang terkendala kemampuan ekonomi yang minim (masyarakat tidak mampu-red),” paparnya.

“Meningkatkan pelayanan masyarakat dalam bidang administrasi kependudukan secara gratis seperti yang sudah saya lakukan sehingga tercipta masyarakat yang tertib akan administrasi kependudukan dan masyarakat yang mandiri,” tambahnya.

Mewujudkan perekonomian dan kesejahteraan warga desa melalui dikembangkannya BUMDes dan melakukan pelatihan-pelatihan untuk remaja dan ibu rumah tangga sehingga pengentasan kemiskinan dan pengentasan pengangguran bisa tercapai. Memberikan wadah satu pintu dan bekerjasama dengan pihak kepolisian dan koramil untuk memberikan wadah bagi pemuda-pemuda yang terperosok dalam dunia minum-minuman keras ataupun narkotika sehingga bisa terpantau dan bisa dikendalikan secara perlahan sehingga kesadaran dalam diri mereka timbul dari hati nurani.

Meningkatkan pelayanan dalam bidang administrasi pertanahan dengan bekerjasama dengan beberapa pihak sehingga bisa menekan biaya administrasi pertanahan sehingga masyarakat dari kalangan menengah ke bawah tidak terlalu terbebani sehingga bisa mengurangi akan adanya sengketa pertanahan di kalangan masyarakat yang sering terjadi selama ini. Menggerakkan dan membina anggota PKK yang ada di desa untuk bisa lebih aktif dan lebih bisa berkarya dengan memberikan beberapa program PKK sehingga bisa menjadi PKK yang berproduktif. Bisa membawa pemerintahan desa yang lebih baik dan juga ikut bersama-sama mengelola BUMDes demi kesejahteraan masyarakat bersama

By richie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *